Silakan hubungi kami
Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda no. 2 Cirebon 45132, Jawa Barat,
HP : 085315093972, 081395924474
Pin        : 79DDD375, 292C73EA
* Kost Harian: Rp 125.000,-/hari, Kost Bulanan: Silakan hubungi kami

Ngekost, Ngontrak, atau Asrama?

Bagi Anda yang kebetulan lokasi kuliahnya jauh dari keluarga, mau tidak mau pasti harus cari tempat tinggal baru. Ada banyak tempat yang bisa dipilih. Apakah mau ngekost, ngontrak, atau tinggal di asrama.   

Kalau format kost mungkin sudah banyak yang tahu, yaitu menyewa kamar untuk jangka waktu tertentu. "Resikonya", kita harus mematuhi aturan-aturan yang ada di rumah kost/tempat kost. Semuanya sudah diatur, mulai dari kebersihan ruang depan, kamar mandi, dan lain sebagainya. Adapun kita hanya bertanggung jawab atas kebersihan dan kenyamanan di kamar kita sendiri. Sisanya, pemilik kost yang mengatur.

Format lainnya adalah kontrakan. Berbeda dengan kost, tinggal bersama dalam satu rumah biasanya lebih murah. Kelebihan kontrakan adalah kita bisa membuat atur-aturan yang ada di rumah kontrakan kita sendiri. Mulai dari jam malam, piket cuci piring dan menyapu halaman, hingga iuran bersama untuk membayar listrik dan telepon. Bisa dikatakan kalau dalam rumah kontrakan, kita belajar mengelola rumah tangga.

Jika di rumah kost kita lebih individualis, di rumah kontrakan kita dituntut harus bisa lebih sosialis dan bergaul. Karena kontrakan itu milik bersama. Nah, meskipun kita bisa lebih merdeka di kontrakan, tapi kita harus benar-benar selektif memilih teman. Alasannya, di kontrakan akan lebih sering terjadi percekcokan. Misalnya, jika gelas dan piring yang ditinggal oleh salah satu teman di ruang keluarga, itu bisa menjadi masalah yang besar kalau tidak ada kedewasaan dari masing-masing pihak.

Belum lagi masalah kalau ada yang punya penyakit “klepto”. Intinya, di kontrakan kita benar-benar ditantang untuk bisa mengatur diri kita sendiri secara lebih independen, namun di sisi lain kita akan berhadapan dengan potensi masalah yang juga lebih besar.

Selain rumah kost dan rumah kontrakan, asrama juga bisa menjadi pilihan menarik. Modelnya mirip rumah kost, namun biasanya ada fasilitas-fasilitas lebih dengan aturan-turan yang ketat. Semua tergantung dari pengelola asrama. Ada model asrama yang sejatinya hanyalah sebuah kost-kostan, hanya saja orang-orang di dalamnya berasal dari satu daerah (misalnya asrama mahasiswa kalimantan, asrama mahasiswa Medan).

Ada juga asrama yang dikelola dengan program-program peningkatan kapasitas mahasiswanya. Ini namanya “asrama beasiswa”, masuk di sana kamu akan diseleksi, jika diterima kamu bisa tinggal di sana plus dapat “uang saku”, tapi harus secara rutin mengikuti program-program yang ada.

Nah, mana yang kamu pilih? Mau jadi mahasiswa yang tinggal di kost-kostan, kontrakan, atau asrama? Atau kamu mau coba ketiga-tiganya? 

Artikel Lainnya :
eXTReMe Tracker